BELUM BISA MOVE ON DARI CHEESE IN THE TRAP



Ketika semua orang (baca: penggemar drama korea) lagi demam drama Descendants of The Sun, Song Hye Kyo-Song Joong Ki, saya malah selingkuh. Saya terkena godaan drama Cheese in the Trap. Anti mainstream??? Gak juga, belum sempat saja nonton filmnya hehehe.

Sebenarnya, waktu nonton drama ini pertama kali gak ada bayangan kisah apa yang diangkat. Gak terlalu kenal juga sama pemainnya haha. Tapi dari awal drama Cheese in the Trap diputar, sudah banyak kontroversinya. Buat saya yang gampang penasaran, drama ini sudah menarik hati.

Buat yang belum tahu, drama Cheese in the Trap ini diangkat dari Webtoon terkenal di Korea Selatan. Nah waktu drama ini diproduksi, versi Webtoon-nya sendiri juga masih jalan. Ceritanya tentang hubungan yang rumit antara seorang mahasiswi bernama Hong Seol (Kim Go Eun) dengan seniornya Yoo Jung (Park Hae Jin). Karakter Hong Seol adalah gadis yang tegar dan pekerja keras, ia bekerja paruh waktu karena berasal dari keluarga yang tidak mampu. Kalau Yoo Jung digambarkan sebagai pria yang sempurna, tampan, pintar, atletik dan memiliki kepribadian yang baik, tapi ia punya sisi gelap yang tak terduga.

Udah gitu doank plotnya?? Terus menariknya dimana sih?? Hahaha ini alasannya versi saya….

Pertama, saya selalu suka dengan plot sederhana tapi mengandung rahasia. Kisah yang diangkat emang sederhana banget, senior tampan, dipuja seantero kampus yang jatuh cinta dengan gadis biasa-biasa saja (kisah ini bakal cuma ada di drama doank hiks).  Tapi, bagaimana kalau senior tampan itu ternyata punya segudang rahasia yang tercipta karena masa lalunya???

Kedua, pemerannya donk. Kim Go Eun sebagai pemeran utama wanita bisa dibilang jauh dari gambaran wanita cantik korea yang sering ditampilkan di media, terutama matanya. Asli masih sipit. Tapi saya lebih suka, lebih natural. Kalau masalah akting, baguuus. Hahaha standar ya penilaiannya. Saya gak pernah tahu sih dia main drama apa sebelumnya, jadi gak bisa kasih penilaian lebih deh. Oh ya, gak tahu kenapa saya selalu terpikat dengan pesona second lead male (hampir di tiap drama). Lebih gimana gitu, udah berusaha buat dapetin si cewek, udah pol-pol-an, eh gak tahunya bertepuk sebelah tangan *sakiit kakak*. Pengen deh ngomong sama pria yang jadi second lead male, “Sini, aku akan menyembuhkan luka hatimu.” :P Nah yang jadi second lead male di drama ini ada Seo Kang Joon.

 (Maaf, saya lagi khilaf...)

Ketiga, semua film/drama pasti ada sisi pembelajarannya. Dari drama Cheese in the Trap ini saya juga belajar tentang berani ngomong apa yang kita rasakan. Karena manusia bukan peramal, jadi gak semua orang bakal tahu apa yang kita rasa. Bahkan orang tua. Saya juga diingatkan untuk lebih menerima segala hal yang terjadi dalam hidup, ya senengnya juga sedihnya. Intinya sih legowo, ikhlas, gak menyesal yang udah terjadi. Memang sih kita gak bisa meminta hal-hal yang baik saja terjadi dalam hidup. Kadang permasalahan yang sama bisa saja muncul lagi. Tapi pasti kita punya sudut pandang baru buat menghadapinya. *lagi bijak*

Aaah jadi pengen nonton lagi deh filmnya. Ini saya kasih bonus salah satu dialog di akhir episode yang ngena banget!!

“Aku mendapat dunia yang sama seperti dulu.
Dunia yang sama merepotkannya,
tapi sekarang aku menjadi orang yang lebih tenang lagi”
-Hong Seol-

Komentar